Rabu, 08 Desember 2010

Do'a Adalah Obat Yang Paling Mujarab......

Doa adalah obat yang paing mustajabah. Dalam buku berjudul “ Peranan Agama Dalam Ilmu Kedokteran “ Prof Aulia dalam keterangannya mengatakan tentang doa sebagai berikut : “ Di antara obat yang sebaik – baiknya untuk penyakit ialah BERBUAT AMAL KEBAJIKAN , BERZIKIR , BERDO’A , MEMOHON DAN MERENDAHKAN DIRI, DAN BERTAUBAT “.Semua ini memiiki pngaruh yang lebih besar daripada obat – obat biasa untuk menoak penyakit dan mendatangkan kesembuhan.
Doa dalah obat yang paing mustajab dan paing ampuh,termasuk diantaranya adalah surah Al – Fatihah yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Namun peru diperhatikan bahwa Hal yang benar – banar dapat menjadikan doa sebagai obat yang paling ampuh adalah “ Kadar Penerimaan Bathin serta kepercayaan akan obat kebatinan itu dan manfaatnya “. Oleh karena itu semuanya tergantung keyakinan kita kepada allah. Karena dari allah lah segala sesuatu berasal dan kepadanyalah kita memohon pertolongan melalui do’a. Tarmizi menceritakan dalam sebuah hadist bahwa nabi berkata : “ Barang siapa hendak dibebaskan dalam keadaan kesukaran, hendakalah ia memperbanyak do’a” dan penyakit juga merupakan bentuk kesukaran hidup.
Agar do’a kita menjadi do’a yang benar – benar khusyuk’dan mustajab maka perlu kiranya untuk mengetahui tentang ADAB – ADAB DO’A, Yaitu :
1.Hendaklah mencari waktu – waktu yang baik dan mulia seperti : hari arafah , hari jum’at, bulan ramadhan, pada sepertiga malam terakhir, dan pada waktu sahur pada dini hari.
2.Hendaklah memperhatikan keadaan – keadaan yang baik sepaerti saat sedang sujud dalam shalat, saat hujan mulai turun , antara adzan dan iqamah, sesudah shalat, dan dikala hati sedang sepi.
3.Berdo’a henda dua taknya menhadap ke kiblat, mengangkat ke dua tangan dan mengusapkannya ke muka setelah selesai berdo’a.
4.Merendahkan suara pada waktu mengucapkan do’a , sayup – sayup seperti antara terdengar dan tidak terdengar.
5.Jangan membuat – buat lafaz do’a yang melampaui batas ( lebay )
6.Hendaklah bersikap khusu’, tazarru’ dan khauf ( takut ) / harap – harap cemas.
7.Yakin bahwa do’a tersebut akan dikabulkan oleh allah.
8.Hendaklah do’a itu diulang – ulang sebanyak tiga kali pada bagian – bagian do’a yang penting.
9.Do’a hendaklah dimilai dengan menyebut dan memuji nama allah dan kemudian dilanjutkan dengan shalawat kepada rasulullah Muhammad SAW.
10.Kunci dari dikabulkannya do’a adalah diawali dengan TAUBAT Kepada allah.
Itulah 10 adab do’a dalam kitab ihya’ ulumuddin karangan imam ghazali. Semoga dengan do’a yang benar dan sungguh – sungguh allah berkenan mengabulkan keinginan kita termasuk memberikan kesembuhan atas segala penyakit. .. . .. . . .Amin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar